cittadelmonte.info Technology Buku Kahlil Gibran Sayap Sayap Patah Pdf

BUKU KAHLIL GIBRAN SAYAP SAYAP PATAH PDF

Friday, January 4, 2019


PDF File: Sayap Sayap Patah - V5-PDF 1/2. SAYAP Dengan sensitivitasnya yang luar biasa, Kahlil Gibran merajut sebuah kisah cinta napas liris dan puitis di dalam buku ini tetap semakin terasa keindahannya. mendengar sayap patah kahlil gibran pdf - cittadelmonte.infoess - sayap patah) karya kahlil gibran. sedangkan data sekundernya berupa, buku-buku. ﺁﺫﺍﺭsayap patah kahlil gibran pdf - cittadelmonte.infoess - sayap sayap patah kahlil gibran. sedangkan sedangkan data sekundernya berupa, buku-buku.


Buku Kahlil Gibran Sayap Sayap Patah Pdf

Author:IVEY MOILIEN
Language:English, Spanish, Portuguese
Country:Indonesia
Genre:Biography
Pages:324
Published (Last):17.11.2015
ISBN:743-7-64090-202-6
ePub File Size:16.64 MB
PDF File Size:18.45 MB
Distribution:Free* [*Regsitration Required]
Downloads:32470
Uploaded by: MARY

Author: Gibran, Kahlil. Publisher: Yogyakarta: Download as PDF · Download Trilogi cinta abadi: sang nabi, rahasia hati, sayap-sayap patah / Download as. can download sayap patah kahlil gibran pdf, mobi file of sayap patah kahlil patah) karya kahlil gibran. sedangkan data sekundernya berupa, buku-buku. "Sang Nabiinilah buku yang kukira mengandung pemikiran seribu tahun yang lalu, tapi aku tidak Ebook Sayap Sayap Patah Kahlil Gibran Download Gratis.

Goodreads helps you keep track of books you want to read. Want to Read saving…. Want to Read Currently Reading Read. Other editions. Enlarge cover.

Sort order. Oct 08, Neivy rated it it was amazing.

Luv This book. Apr 28, Rahmad Akbar rated it it was amazing. Oct 21, Mhia Asegaf rated it did not like it. Aug 04, Oris Kotten rated it it was amazing. Mariska rated it really liked it Apr 11, Vajry Muhammad rated it it was amazing Jan 17, Andi Satria rated it it was amazing Jun 23, Umar Bin Ahmad rated it did not like it Mar 03, Catoer rated it it was amazing May 20, Ahmad Razali rated it really liked it May 30, Cholid Bachri rated it it was amazing Dec 28, Yuni Bungkik rated it it was ok Aug 11, Luis Fahic rated it it was amazing Nov 16, Raul Soja der letze rated it it was amazing Apr 19, Siti Yunia rated it did not like it Oct 19, Imam Ahmad rated it it was amazing Nov 16, Lathief Starter azer rated it it was amazing Jul 14, Masroer Ad-dakhiil rated it it was amazing Mar 14, Deden Sudiana rated it really liked it Aug 13, Choky Adrian rated it liked it Dec 22, Dee Octivina rated it liked it Jan 26, Choiran Marzuki rated it did not like it May 07, Fuji Z'tsa rated it it was amazing Jan 28, Joko Sutowo rated it really liked it May 16, Ipank Ardy rated it liked it Nov 10, Dwi Basuki rated it it was amazing May 05, Jun 15, Ai Rosnawati added it.

View 1 comment. Seperti Ini rated it liked it Jan 20, Melisa rated it liked it Sep 07, Herry Poernomo rated it it was amazing Feb 24, There are no discussion topics on this book yet.

Readers Also Enjoyed. About Kahlil Gibran. Kahlil Gibran. Kahlil Gibran Arabic: Born in the town of Bsharri in modern-day Lebanon then part of Ottoman Mount Lebanon , as a young man he emigrated with his family to the United States where he studied art and began his literary career. In the Arab world, Gibran is regarded as a literary and political rebel.

His romantic style was at the Kahlil Gibran Arabic: His romantic style was at the heart of a renaissance in modern Arabic literature, especially prose poetry, breaking away from the classical school. In Lebanon, he is still celebrated as a literary hero. Dalam catatan saya, nama-nama di luar Sri Kusdyantinah[4] yang membantu kemunculan Kahlil Gibran di Indonesia adalah: Kaelan[7], dan Kathur Suhardi[8].

Buku Sang Nabi, pada tahun dapat dikatakan menjadi pembuka cakrawala dunia pustaka, baca, dan sastera di Indonesia, sebagai cara untuk mengenal lebih dekat karya Kahlil Gibran. Buku karya penyair kelahiran Bsherri, Libanon, 6 Januari ini pun kemudian disusul buku-buku lain karyanya yang dapat dinikmati secara luas pembaca di Indonesia.

Atas hal ini, tentunya jangan lupakan jasa Penerbit PT Dunia Pustaka Jaya atau terkenal dengan nama Pustaka Jaya dan orang selalu menyebutnya demikian. Dengan buku-buku dalam kemasan sederhana dan bersahaja, serta harga yang sangat kekeluargaan, sejak tahun an Pustaka Jaya memperkenalkan karya-karya besar Kahlil Gibran kepada kita.

Tanpa Pustaka Jaya, saya yakin lagi-lagi , kita tidak akan membaca kitab suci karya Kahlil Gibran. Dan saya yakin pula, nama Gibran tidak akan begitu memasyarakat hingga kemudian dipakai oleh beberapa orangtua untuk diberikan kepada anak-anak lelakinya. Dari nama-nama di ataslah, tentunya, kita, manusia dari beragam umur, pendidikan, dan tingkat sosial, kemudian mengenal Kahlil Gibran.

Ibarat air atau debu, karya-karya Kahlil Gibran memenuhi rongga-rongga kosong kita, melalui celah terkecil yang mampu dilaluinya. Kahlil Gibran memang terlalu kuat untuk dihilangkan begitu saja bayang-bayangnya. Ia tidak hanya mempengaruhi banyak penyair kita dalam berkarya dan meniti karir sebagai tokoh yang menjadi panutan atas kebesaran nama dan keberhasilannya, tetapi juga orang-orang yang bukan penyair tetapi menyukai karya sastera utamanya puisi.

Bahkan tercatat pula dua kelompok musik papan atas Indonesia terang-terangan menunjukkan kedekatannya dengan Kahlil Gibran. Kelompok pertama, memakai judul buku Kahlil Gibran, Sayap-Sayap Patah, sebagai judul sebuah lagunya[11] dan memindahkan syair karya Kahlil Gibran kedalam lagu mereka yang berjudul Cinta Adalah Misteri dalam album yang sama.

Sayangnya kelompok ini menjadi tersandung masalah etika dalam berkarya, karena tidak mencantumkan nama Kahlil Gibran sebagai orang yang judul buku dan syairnya mereka pinjam. Padahal sebuah langkah sederhana seharusnya mereka lakukan, misalnya pada bagian akhir lirik pada lembar kasetnya ditulis sebaris kalimat Judul lagu ini meminjam judul buku karya Kahlil Gibran dan Lirik lagu ini diambil dari syair milik Kahlil Gibran.

Kahlil Gibran in Helsinky

Meski terlihat sepele pengerjaannya, namun hal ini besar artinya bagi penghormatan terhadap karya Kahlil Gibran, dan tentunya etika berkesenian. Kelompok kedua, mengambil sepotong puisi Kahlil Gibran dan menjadikannya sebagai pembuka dalam lagu yang mereka ciptakan, dengan membawakannya sebagaimana layaknya sebuah puisi dibacakan.

Dan jika kau tiada sanggup bekerja dengan cinta, hanya dengan enggan, Maka lebih baiklah jika engkau meninggalkannya, Lalu mengambil tempat di depan gapura candi, Meminta sedekah dari mereka yang bekerja dengan sukacita. Maka kesimpulannya, kelompok kedua ini mengetahui benar arti penghormatan karya seni dalam hal ini terhadap karya Kahlil Gibran , dan tentunya sangat tahu etika berkesenian. Ibarat air atau debu, karyakarya Kahlil Gibran memenuhi rongga-rongga kosong anak-anak muda ini, melalui celah terkecil yang mampu dilaluinya.

Puisi itu kebijaksanaan yang menawan hati, Kebijaksanaan itu puisi yang bernyanyi dalam pikiran, Siapa yang dapat menawan hati insan, Sambil mendendangkan lagu dalam akal pikiran, maka sesungguhnya, dia hidup dalam bayangan Tuhan. Bukan hanya karena kedudukan Pak Budianta sebagai kritikus sastera ternama yang sudah saya dengar sejak remaja dan membuat saya merasa harus menghormati undangannya, tetapi juga karena memang sejak lama saya ingin menuliskan sesuatu tentang Kahlil Gibranyang kebetulan ternyata beliau butuhkan.

Sebagai pemilik nama dengan Gibran di dalamnya, saya seringkali menerima perlakuan aneh bagi saya tentunya yang bermula dari kerancuan orang terhadap Kahlil Gibran dengan nama saya: Chairil Gibran Ramadhan.

Bahkan seringkali orang menyangka saya adalah Kahlil Gibran?! Maka Ramadhan pun seperti dianggap lalu saja alias tidak penting, dan Chairil dianggap sama dengan Kahlil atau Khalil. Apapun alasannyaumumnya karena dianggap terlalu panjangterus-terang saya kecewa bila Ramadhan dipenggal begitu saja dan Chairil dianggap sama dengan Kahlil atau Khalil.

Saya pun, sesungguhnya keberatan jika ada yang memanggil dengan Gibran, meski saya tahu bahwa nama itu kini menjadi nge-tren karena banyak digunakan para orangtua untuk anak-anaknya Bahkan seorang teman lama, ternyata memiliki dua orang keponakan dari dua adiknya, dengan nama Gibran yang menempel pada nama mereka yang lain.

Trilogi cinta abadi: sang nabi, rahasia hati, sayap-sayap patah / Kahlil Gibran

Mungkin lantaran saya seorang penulis, maka panggilan Gibran itu saya rasakan bukan memanggil saya tetapi memanggil penulis lain, Sang Nabi Abadi dari Libanon: Dan saya baru merasakan orang memanggil saya sebagai Chairil Gibran Ramadhan jika mereka melisankannya dengan Chairil atau menuliskannya dengan inisial. Ada rasa kecil hati saya ketika dipanggil Gibran. Mungkin saya terlalu berlebihan.

Tapi saya sungguh merasakan, jika dipanggil Gibran maka saya beranggapan bahwa orang cenderung teringat kepada Kahlil Gibran dan bukan Chairil Gibran Ramadhan. Pernah beberapa kali saya terpaksa meralat orang yang memanggil saya dengan Gibran agar menggantinya dengan Chairil saja. Ketika diajukan pertanyaan Kenapa? Saya lebih suka dipanggil Chairil. Apa karena Gibran terlalu keren? Saya tentu terhenyak dengan pertanyaan bernada menohok ini.

Print Version

Bagi saya Kahlil Gibran memang keren: Karyanya, dan juga namanya. Tapi pertanyaan tadi terkesan, bahwa saya, seorang Chairil Gibran Ramadhan, tidaklah pantas memakai Gibran. Lantas kapan sesungguhnya saya mengenalmaksudnya tahuKahlil Gibran?

You might also like: NOVEL BUKUNE PDF

Jika meruntut ke belakang, nama ini lamatlamat saya dengar sejak sekolah dasar. Tapi saya merasa benarbenar mengenalnya ketika duduk di bangku kelas dua SMP membeli sebuah bukunya, lagi-lagi, Sang Nabi, di sebuah toko buku besar di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Buku ini, setahu saya, seakan menjadi kitab suci dari Kahlil Gibran. Menyebut nama penulisnya, maka orang pun akan langsung teringat pada buku ini. Kahlil Gibran setahu saya memang jauh lebih beruntung daripada Bram Stoker, yang buku dan tokoh ciptaannya, Dracula, jauh menenggelamkan namanya.

Kahlil Gibran sama terkenalnya dengan Sang Nabi bukunya. Nama Gibran juga memang menjadi beban bagi saya. Sama bebannya jika seandainya nama Muhammad ada di dalam nama saya. Sebab bagaimanapun, saya pikir, sudah seharusnya saya menjaga perilaku agar setidaknya seujung kuku saja bisa menyamai sang empunya nama, Sang Rasul. Maka dihubungkan nama Gibran yang saya miliki, saya pun menjadi tidak berani membuat karya yang asal jadi. Sebab bagaimanapun, saya pikir, sudah seharusnya saya menjaga karya agar setidaknya seujung kuku saja bisa menyamai sang empunya nama, Sang Nabi.

Saya sudah dapat mengukur kalimat-kalimat yang akan muncul ketika saya menghasilkan karya buruk. Dalam bahasa pasar, mungkin akan terdengar demikian: Nama aja yang bagus, karya kok jelek begitu. Kalimat bernada koreksi ini, pasti begitu pulalah yang akan muncul jika seorang pencuri ternyata bernama Muhammad: Nama aja yang bagus, perilaku kok jelek begitu.

Saya setuju dengan kalimat ini. Sebab bisa menghalangi seseorang yang memiliki nama Muhammad untuk tidak mememiliki kelakuan buruk.

Jadi sesungguhnya, nama Gibran, banyak menolong saya untuk memiliki rem sehingga tidak tergelincir menghasilkan karya yang buruk. Itulah keuntungan saya memiliki nama Gibran.

Jadi dalam bagian ini saya ingin menekankan, bahwa dari buku Sang Nabi-lah, mulanya saya, yang lekat dengan film, musik, mengenal hanya sastera Indonesia, mengenal Kahlil Gibranyang tidak bisa dipungkiri, begitu berat penuangan kalimat-kalimatnya dalam tiap puisi dan prosanya, menurut ukuran saya sewaktu masih duduk di bangku SMP.

Ibarat air atau debu, karya-karya Kahlil Gibran memenuhi rongga-rongga kosong kejiwaan saya, melalui celah terkecil yang mampu dilaluinya. Pepohonan itu syair-syair gubahan bumi pada cakrawala. Kita menebangnya dan membuatnya kertas, Guna merekam kekosongan kita.

Bukan hanya karena karya-karyanya yang sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu secara internasional dalam terjemahan puluhan bahasa, tetapi juga karena karya-karya itu memang begitu tinggi nilai sastera dan kedalaman maknanya.

Berbagai wilayah hubungan antar manusia dengan manusia, manusia dengan alam, manusia dengan benda, dan manusia dengan Tuhan, disentuh Kahlil Gibran dengan kualitas yang sama bagus. Kita pun menjadi malu ketika membaca karyanya, ternyata begitu banyak hal yang belum atau tidak kita ketahui di dunia ini. Dan Kahlil Gibran, seakan dikirim Tuhan untuk menyadarkan kita, selain tentu saja lewat kitab suci yang diturunkannya.

Karyakarya Kahlil Gibran hadir sebagai bentuk turunan kesekian dari berbagai kitab suci di dunia. Segala kebajikan, kebaikan, nilainilai kemanusiaan, dijabarkan Kahlil Gibran layaknya ia sedang membuat kitab suci.

Meski karyanya tidak mampu menyamai, misalnya, kitab suci Al-Quran yang saya kenal dan saya tidak berani mengatakannya demikian karena keterikatan saya dengan agama saya dan saya juga tidak ingin menjadi sasaran kemarahan umat Islam , namun saya berani mengatakan, bahwa Kahlil Gibran, agaknya memang berhasil mencapai tingkatan kesekian atau bentuk turunan kesekian di bawah Al-Quran.

Rahasia Hati Sang Nabi: Karya Terpilih Kahlil Gibran

Akhirul kalam, mungkin sebuah puisi Kahlil Gibran dapat menutup tulisan ini: Dalam keremangan senja ingatan abadi, Kita masih akan berjumpa kembali, Dan kita bakal berwawan-sabda lagi, Di situlah lagu yang kaunyanyikan untukku, lebih dalam berisi.

Dan pabila tangan kita bersentuhan di lain mimpi, Mari tegakkan menara langit lagi, menjulang tinggi. Pondok Pinang, 10 Nopember Biografi Penulis: Sastrawan Betawi, eseis, editor, dan mantan wartawan. Menagerie 5 ed. John H. McGlynn, Yayasan Lontar, Ia pernah diminta secara khusus menulis untuk buku kumpulan esei Kahlil Gibran di Indonesia ed.

Eka Budianta, Ruas, mengantarkanya berpidato di hadapan dubes empat sekaligus: Libanon, Libya, Tunisia, dan Amerika. Catatan kaki: Seluruhnya diterbitkan oleh Pustaka Jaya.

SHAMEKA from Wyoming
See my other posts. I have a variety of hobbies, like cutting. I do relish reading novels miserably .